pengumuman : blog pindah..!!!
sekarang nge blog disini :
TEHAHA.WORDPRESS.COM
Majalah Dwi Mingguan Tempo merilis 7 tokoh nasional yang berpengaruh dalam Pemberantasan Korupsi di Indonesia. Apresiasi positif atas perjuangan hebat naman-nama dibawah ini untuk memerangi musuh utama di Indonesia dewasa ini. Semoga saja, akan banyak muncul tokoh-tokoh yang punya karakter kuat dan konsisten untuk memerangi Korupsi….!!!!
1. Amien Sunaryadi - Wakil Ketua KPK ( Komisi Pemberantasan Korupsi ) 2004-2007
2. Darmin Nasution - Direktur Jenderal Pajak Departemen Keuangan
3. Johnny Setiawan Mundung - Direktur Eksekutif WALHI Riau
4. Brigjen Sutjiptadi - Kapolda Riau
5. Anwar Suprijadi - Direktur Jenderal Bea dan Cukai Departemen Keuangan
6. Agung Kuswandono - Kepala Kantor Bea dan Cukai Tanjung Priok
7. Andi Samsan Nangro - Kepala Pengadilan Negeri Jakarta Selatan
Sesungguhnya pertiwi merindukan putra-putra terbaik layaknya tokoh-tokoh diatas, merindukan individu-individu yang berbicara menggunakan hati kecil mereka, senantiasa berpikir positif dan berada di jalur yang benar-benar lurus. Semua merindukan perubahan..pemberantasan Korupsi adalah harga mati demi keabadian Merah-Putih…!!
Salut, Pak…..!!!!
-superunknown-
2008 pemerintah membuat gebrakan. program bertajuk " visit indonesia year 2008 " diluncurkan. sebenarnya, program semacam ini pernah diluncurkan di awal tahun 90-an meski hasilnya tak maksimal. intinya tetap sama, mempromosikan Indonesia lewat kemasan pariwisata. indonesia, negeri yang sebenarnya kaya akan keindahan alam tampaknya tidak akan kesulitan " menjual " dagangannya ini. namun, pengalaman tahun-tahun sebelumnya membuktikan kita lalai dalam hal pengelolaan, mencampakkan begitu saja pesona yang tak ternilai harganya, menelantarkan eksotisme natural yang tidak dimiliki semua bangsa di jagat ini, mengacuhkan anugerah dan karya semesta yang mestinya bisa memperkaya dan mengangkat marwah merah-putih di mata dunia.
belajar dari kegagalan program serupa di awal era 90-an, kita dan seluruh elemen bangsa tentunya merindukan kesuksesan menghampiri program ini. terlepas dari polemik internal yang tak kunjung henti menghampiri bangsa ini, sesungguhnya masih ada harapan untuk bangkit. kita semua berharap, program ini merupakan program yang terkonsep dengan rapi, ditambah dengan strategi pemasaran dan publisitas yang dikemas dengan matang. investasi pariwisata merupakan alternatif bijak untuk menutup defisit anggaran yang semakin membengkak. program ini juga akan efektif (bila berjalan maksimal ) untuk membangun image kalo indonesia itu sudah aman.
well, peluncuran program ini ditandai dengan peluncuran web : www.my-indonesia.info dengan budget pengelolaan web yang mencapai angka Milyar Rupiah. Woow…fantastis bukan..??
semoga saja semuanya berjalan semestinya. proses membangun kembali image positif Indonesia di mata internasional juga bisa berjalan mulus. mendatangkan backpackers dari luar negeri adalah asa yang coba diraih lewat misi ini. yakinlah, kita punya segalanya, hanya tinggal kemauan, komitmen dan kerja keras yang menentukan berhasilnya pprogram ini.
jangan sampai misi ini hanya menjadi sebuah misi prematur yang hanya lahir akibat kegerahan pemerintah akan ‘penjarahan’ budaya yang dilakukan sang tetangga. semoga saja niat mulia ini bisa diwujudkan. jangan sampai orang mengenal kita hanya karena pulau BALI atau Luapan lumpur di Porong, ‘wisata’ akuatik di Ibukota akibat volume air hujan yang tidak diimbangi dengan sistem tata kota yang baik, atau malah kemacetan yang mungkin bisa dijadikan komoditas wisata yang menggiurkan…
entahlah…….
-superunknown-
merah-putih selamanya…!!!
sampai dengan detik ini perjumpaan dengan Najwa Shihab belum juga terealisasi, walaupun sebenarnya itu merupakan salah satu moment yang paling ditunggu-tunggu dalam hidup. mengidolai najwa shihab adalah panggilan hati, tanpa rekayasa, dan tanpa kepentingan. adalah sebuah hal yang lumrah, ketika dalam sebuah cerita antara idola dan pengagumnya ada sekat yang memisahkan, karena memang bukan hanya ruang dan waktu yang memisahkan, namun sisi kehidupan yang berbeda jauh hanya mungkin dipersatukan lewat jalur bermimpi. dan inilah dialog imajiner yang mungkin timbul ketika aku dipertemukan dengan Najwa, mari kita simak pemirsa
:
parcencol ( P ) : " hallo mbak Najwa ( nana )!! apa kabar…?? "
najwa ( N ) : " hallo, alhamdulillah baik. kabar kamu gimana..?? "
P : " ( keringet anget ), baik, baik koq mbak, sibuk apa sekarang mbak nana..??? "
N : " biasa, pagi ampe malam di studio. kadang klo libur juga sering ngisi-ngisi acara di kampus. "
P : " sibuk yah mbak, gimana kabar keluarga "
N : " yah, sebagai seorang profesional. kerjaan harus tetep selesai. alhamdulilah, keluarga juga baik2 aja "
P : " denger2 mbak nana dapet beasiswa yah ke ostrali. bener ga sih mbak..?? "
N : " bener. dapet beasiswa S-2 gratis ke ostrali. mungkin dalam waktu dekat akan berangkat kesana "
P : " wah, selamat yah mbak. tapi, terus terang saya sedih…"
N : " makasih. loh kenapa sedih..?? "
P : " selama beberapa tahun kedepan saya ndak bakalan bisa liat mbak ditivi "
N : " oh. jangan sedih donk, setelah kuliah kan mbak juga bakalan balik lagi. jangan sedih ya "
P : " iya deh mbak. makasih yah.."
N : " by the way, kenapa sih kamu bisa mengidolai mbak..?? "
P : " jujur aja mbak, saya kagum dengan pemikiran mbak. dari awal kenal mbak ditivi, saya mulai merasakan ada yang beda dalam personality mbak. sebagai jurnalis, mbak nana menjalankan fungsi kontrol lewat sisi kritis yang rasional. mbak nana mungkin simbol brain, beauty, behaviour di negeri ini. saya gak akan pernah lupa, ketika mbak terisak ketika melaporkan situasi terkini banda aceh pasca tsunami. saat itu, saya tersentak, naluri saya berkata kalo mbak adalah perempuan yang mampu mengendalikan perasaan, mengartikan hidup lewat kekuatan karakter dan kepribadian yang simple nan sederhana. "
N : " wah, kamu menilai mbak berlebihan. tapi, mbak cuma menonjolkan semua sisi dengan apa adanya. kaitannya dengan profesi, mbak cuma pengen menjalankan fungsi kontrol media dengan sebaik-baiknya. media harus netral, jernih dalam pemberitaan, kritis dan solutif tentunya. "
P : " bener mbak, saya juga yakin kalo mbak punya cita-cita luhur untuk bisa berbuat sesuatu untuk negeri ini lewat jalan hidup yang mbak pilih sekarang. saya bisa baca itu lewat apa yang telah mbak perbuat selama ini "
N : " sebenarnya kita semua punya tanggungjawab yang sama akan hal itu. setiap kita punya peranan untuk negeri ini. semua hanya masalah komitmen dan konsistensi serta kemauan kita untuk bisa berbuat sesuatu, kamu dan mbak punya peranan yang sama pentingnya. "
P : " yups. saya setuju mbak. saya juga yakin, semangat perubahan ada dalam diri mbak. setidaknya, memberikan pencerahan untuk siapa saja yang memimpikan negeri ini untuk bisa lebih bermartabat dan menjaga marwahnya di mata dunia "
N : " yah, semoga saja mimpi itu jadi kenyataan. kalopun ga terwujud sekarang, itu bisa jadi sesuatu yang sangat berharga untuk generasi dibawah kita nanti. pastinya, kita harus selalu optimis, yakinlah, perubahan hanya soal waktu, cepat atau lambat pasti akan menyapa kita. "
P : " semoga mbak. eniwei, makasih yah mbak. dah mau ngeluangin waktu untuk ngobrol. sukses terus, saya berdoa mbak tetap bisa berlari dijalur ini. menjadi lentera bagi kegelapan pertiwi. semangat mbak..!! "
N : " makasih yah supportnya. kamu juga harus bisa berbuat sesuatu walaupun itu tidak mudah. tetaplah berbicara dengan mendengarkan hati kecil. membuka pemikiran dengan melihat ketiadaan akan bisa memacu kamu untuk bisa berbagi. ingat, kamu tidak sendirian. ada berjuta semangat yang berada disisimu…!!! "
P : " makasih mbak. ( tersenyum simpul ) "………
……………………
begitulah hal-hal yang mungkin terjadi bila aku jumpa ma najwa. berlebihan mungkin, tapi nggak ada yang nggak mungkin untuk sesuatu yang masih dalam koridor rasional…kalopun ga bisa terwujud, lewat tulisan ini harapan dan keinginan sudah mampu mengaktualisasikannya…..
semangat..!!!!
-superunknown-
2007 dah jadi bagian dari sejarah..
cuma bisa berharap, di tahun ini semua bisa lebih baik..
berjalan mengikuti perjalanan hidup…dan tetap berusaha agara hidup dapat berjalan sewajarnya..
itu saja…!!!
-superunknown-
Untukmu Guru Bahasa SMA-ku….
Satu pertanyaan klasik untukmu yang mungkin akan terus kutanyakan,
" KENAPA HARUS 6 UNTUK UJIAN PRAKTEK ITU..?? HAMPIR SAJA KAU MEMBUATKU KEHILANGAN SEGALANYA, APAKAH NILAI BAGUS ITU DITENTUKAN STRATA SOSIAL…?? AKU MEMANG SAMPAH, TAPI BUKANKAH SAMPAH JUGA MENGANDUNG MANFAAT…??? SESUNGGUHNYA AKU BERDOA AGAR ANAKMU NANTI TAK MENGALAMI HAL YANG SAMA SEPERTIKU. SEMOGA…!!!! "
bonding aja terus rambutmu bu…!!!
maju terus pendidikan Indonesia. Hentikan Komersialisasi pendidikan, Pendidikan adalah hak setiap individu, Pendidikan untuk semua…!!!
-superunknown-
ada perubahan ‘fundamental’ yang aku alami akhir2 ini….fenomena ini, gak tahu apakah berdampak positif atau malah menimbulkkan efek yang sifatnya negatif, semua ini menyangkut berat badan….
terakhir aku nimbang badan, pada desember 2006 ( sesaat menjelang Ujian Prajab ), waktu itu timbangan menunjuk angka di kisara 54 kg. nah, kejutan terjadi setahun kemudian, bertepatan dengan perayaan idhul adha, aku kembali nimbang, dan hasilnya menunjukkan progress yang cukup memuaskan 66 Kg, ahahahahaha..tanpa disadari, aku membot lagi…!!!!
bisa jadi inilah berat badan tertinggi sepanjang sejarah, dicapai lewat usaha yang cukup memerlukan pengorbanan, dengan konsep dasar ‘ OMNIVORA’
ternyata ampuh untuk mendongkrak berat badan. kecenderungan memakan segala ini terlihat dalam setahun terakhir, gejala pertumbuhan pun terjadi setelah beberapa bulan konsisten menjalankan konsep ini..hahahahhaa
pembuncitan di area-area tertentu pun tak bisa dihindari, celana-celana dengan ukuran pinggang mini pun terpaksa memasuki masa pensiun, dan yang pasti stigma koruptor pun lambat laun melekat ( walaupun mitos buncit = koruptor adalah salah besar, namun tetap saja orang buncit itu identik dengan koruptor, ataupun koruptot itu identik dengan perut buncitnya. hahahahaha ). yang jelas, perlu diklarifikasi, bahwa aku bukanlah koruptor. titik. sandora.
semoga fenomena ini mendatangkan keberkahan, bukan keberkahan buat tukang2 warung tentunya, namun keberkahan atas kesehatan dan anugerah yang tak pernah henti datang menyapa
…amien..!!!
hidup membot..!!!
-superunknown-
seperti rencana, liburan natal tahun ini dihabiskan dirumah…long way to the home, home sweet home tepatnya….
berangkat kerumah menempuh jarak ribuan mil dari tempat ‘pengasingan’ adalah hal yang menyenangkan sekaligus mengumbar keletihan yang teramat sangat, merelakan untuk tidak shalat ied, bangun pagi2 betul disaat libur adalah ‘pengorbanan’ yang terpaksa dilakukan guna menjangkau kehangatan rumah pertak kecil itu…
dihari kepulangan, jalanan sunyi senyap, warung-warung tutup sehingga sempat kesulitan untuk mencari tempat makan sesampainya dikota ‘transit’ menuju home sweet home. akhirnya, setelah menempuh jarak sekitar 1 Km ‘kemenangan’ itu pun datang, ternyata masih ada warung yang buka di hari dimana banyak kambing yang disembelih. ada yang unik ketika jeda makan siang ini, waktu itu aku mesan ayam pop + telur bulat gulei + daun ubi + es jeruk dan ketika makanan terhidang, inilah yang kemudian terlihat di piring : ayam pop + daun ubi + telur bulet gule + JENGKOL sambal + es jeruk….wakakaka…kenapa jengkol yang datang..?? padahal, tak terbersit sedikitpun untuk memesan makanan sejenis ini di hari yang sangat spesial ( tentunya )..:), begitu murka nya kah aku sehingga abang itu berasumsi kalo aku adalah FBJ ( Fans Berat Jengkol )…..
setelah transit dan makan siang, perjalanan dilanjutkan lewat jalur darat, butuh waktu sekitar 3 jam menuju rumah dari kota transit
, memilih mobil ( motor ) umum berarti bersiap untuk ditempatkan dimana saja, beruntung, siang itu aku bisa duduk disambing juru kemudi jadi agak longgar dan bisa nyantai….konsekuensi dari pemilihan tempat duduk ini adalah kita harus bisa lebih komunikatif, dalam artian bisa ngajak ngobrol Bang Supir, tujuannya agar Bang Supir bisa tetap fokus berkendara tanpa rasa kantuk yang menggangu..alhasil, sepanjang jalan diisi dengan obrolan ringan, ringkas, padat, dan sedikit ngawur
….
begini contohnya :
Aku : ‘ Bang, lumayan sewa hari ini yah, apa sehabis Trip kami abang masih mau narik sewa lagi ‘..?????
Supir : ‘ Yah, lumayanlah bisa nutup setoran. Aku malas lagi narik habis ini, mau ke Lapo aku, dah tiga hari gak minum..!!! ( tertawa )’
Aku : (gubrrakkkkkk)…(ketawa)….
begitulah, Sang Supir mengaku gak akan narik lagi sehabis ngantar kami, dia dah rindu berat ma Lapo, Tuak, dan tambul…:), ( bagi yang kurang ngerti, Lapo, adalah sebutan untuk sejenis warung yang menyediakan Tuak, yang bisa memabukkan bila diembat berlebihan….hehehehe) …
sampai dirumah, karena surprise jadi seisi rumah terkejut, memamng rencana perjalanan pulang kali ini sifatnya confidential, disengaja untuk menghindari publisitas berlebihan..
menghabiskan waktu seminggu dirumah adalah saat2 paling berbahagia. ada menu perbaikan gizi, menu istirahat yang teratur, sekaligus schedule mandi yang lebih teratur, hehehehehehe
yang jelas, berarapun waktu tak pernah cukup untuk bisa menikmati kehangatan dirumah itu, kehangatan di lingkungan itu…
hanya berharap saat2 seperti itu bisa terus terulang. dulu, kini, dan dimasa yang akan datang
i miss u mom….
maafkan anakmu yang tongkar ini yah…:)
-superunknown-
tulisan ini hanya akan dimengerti oleh individu2 yang bergelut dengan nafas negara ini, setelah minyak kita dijarah oleh imperialisme, setelah tambang kita dijarah oleh penjarah, setelah aset negeri ini dijual dan tergadai, dan setelah koruptor bejat bernyanyi diatas tangis puluhan juta anak negeri,…., maka merah-putih mencoba memperpanjang nafas dan tetap berjuang untuk tegar setelah jatuh dalam jangka waktu yang cukup lama…
7,81 SE….
63- SE….
dan berbagai keputusan tidak populis lainnya yang mungkin membuat aku, engkau dan kita mengernyitkan dahi…
apapun alasannya, dapur akan tetap berasap dari sini..!! berbenahlah…!!
for the better or worst, you’re still myDGTAx…!! please grow up..!! i’m loving you..!!! we are on the move now..!!
-superunknown-
pagi ini…alarm wakes me up again..!! setelah itu, langsung liat hape, ada 1 new message, dalam kondisi setengah sadar dan kemalasan yang luar biasa karena masih ngantuk
akhirnya menyempatkan membuka sms itu, dan ternyata :
*** = Kak..dah paGi Ne..BanGun,, jGn tdur aza …(^_^)…
aku = iy jelek
…thnkz y
wah, ternyata udah banyak orang yang mengklaim awak sebagai ahli dalam bidang tidur, menganggap tidur sebagai sebuah profesi bagi awak kalo ga mau dibilang budaya..
..padahal awak tidur seperlunya aja koq, itu juga ga lama-lama kali ( itu juga kalo kelen percaya )…
stigma ini mulai menempel sejak jaman kuliah dulu, dimana aktivitas membosankan hanya bisa dibunuh dengan tidur, tidur, dan tidur….kalo akhir bulan jaman kuliah dulu, tidur malah bisa dijadikan ’senjata’ mengatasi lapar dan melakukan penghemartan biaya makan
…
begitulah, kadang manusia sering lupa tentang begitu mulia-nya tidur ini, karena dengan tidur banyak hal yang bisa kita dapat ( misalnya : bertemu dengan Najwa Shihab dalam mimpi )…
…
merdeka..!! hidup tidur..!! beri penidur kebebasan berekspresi..!!
-superunknown-
*** thanks buat yang berbaik hati membangunkan pagi tadi, engkau seperti pahlawan kepagian karena membangunkan awak pagi-pagi betul
…eniwei, terimakasih banyak yah..!!
Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Minz Meyer